Headlines

Kampus Hijau dan Ramah Lingkungan di Universitas Negeri Solo


Kampus Hijau dan Ramah Lingkungan di Universitas Negeri Solo memang menjadi salah satu contoh yang patut dicontoh oleh perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Dengan upaya yang terus dilakukan oleh pihak universitas, kampus ini telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman bagi seluruh civitas akademika.

Menurut Rektor Universitas Negeri Solo, Prof. Dr. Budi Santoso, upaya untuk menjadikan kampus hijau dan ramah lingkungan merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. “Kami sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk mengurangi jejak karbon dan memperbanyak area hijau di kampus,” ujar Prof. Budi.

Salah satu langkah konkrit yang telah dilakukan adalah dengan mengurangi penggunaan kertas dan plastik di kampus. Hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi digital yang semakin memudahkan proses belajar mengajar. Selain itu, pihak universitas juga aktif mengadakan kegiatan penghijauan dan penanaman pohon secara berkala.

Menurut Dr. Lestari, pakar lingkungan dari Institut Teknologi Bandung, keberadaan kampus hijau dan ramah lingkungan tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, tetapi juga bagi kesehatan dan kesejahteraan mahasiswa dan dosen. “Penelitian telah menunjukkan bahwa adanya area hijau di kampus dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas belajar. Selain itu, udara di sekitar kampus juga menjadi lebih segar dan bersih,” ungkap Dr. Lestari.

Dengan berbagai upaya yang terus dilakukan, Universitas Negeri Solo terus berkomitmen untuk menjaga kampus hijau dan ramah lingkungan sebagai warisan yang berharga bagi generasi selanjutnya. Semoga contoh ini dapat menginspirasi perguruan tinggi lainnya untuk turut serta dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.